Rekaman Cockpit Voice Adam Air

disadur dari : azki.wordpress.com

Rekaman yang banyak beredar di internet itu, asli atau palsu? Ah, gue mah tidak punya kompetensi yang cukup untuk menjawabnya. Tapi miris dengan beredarnya rekaman itu, gak kebayang bagaimana perasaan keluarga korban. Bagai membuka luka lama.

Ketakutan satu lagi adalah persepsi yang salah tentang apa yang terjadi sebenarnya pada “seconds to disaster”. Mungkin, idealnya menginterpretasikan kejadian sebenarnya tidak dengan cockpit voice saja, tapi juga dengan data lain dari black box, yaitu Flight Data Recorder (FDR) yang merekam data terbang. Jadi, interpretasinya bisa lebih mendekati benar.

Males mau ngupload file mp3 nya. Buat yang pengen download silahkan googling aja. Tapi berikut beberapa istilah yang mungkin agak asing dalam rekaman tersebut,

DHI : kode ICAO untuk Adam Air, seperti halnya GIA untuk Garuda Indonesia, MNA untuk Merpati dll.
Mike kilo sierra = MKS : kode stasiun VOR (alat navigasi) di Ujung Pandang.
ATC : Air Traffic Control, dalam rekaman itu adalah Ujung Pandang Approach (UPG APP).
FMS : Flight Management System. Komputer di cockpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat.
DIOLA : DR/Dead Reckoning point. Koordinat pada titik tertentu di bumi, untuk navigasi Dead Reckoning.
FO : Flight Officer.

Tadi pagi pas nonton RCTI ada wawancara dengan seorang pilot senior. Katanya, dimungkinkan pesawat bank satu derajat per sekon tak terkoreksi adalah karena rudder lock pada tiga derajat. Teorinya, pesawat itu didesain stabil statik, artinya dia kan kembali ke posisi setimbang awalnya ketika mendapat gangguan . Rudder adalah alat kendali terbang untuk gerak yaw yang berada pada ekor vertikal. Menurutnya, sudah ada Airworthiness Directives (AD) untuk modifikasi aktuator pada rudder Boeing 737, namun Adam Air tidak melakukannya, karena AD tersebut hanya saran.

Benarkan AD tersebut hanya saran? Gue gak tau. Teorinya sih AD, yang dikeluarkan authority penerbangan / FAA, ada tiga sifat yaitu mandatory (wajib), recommended, dan optional untuk melakukan inspeksi, modifikasi, ataupun penggantian (replacement). Biasanya AD diterbitkan berdasar Service Bulletin (SB) yang dikeluarkan oleh manufacturer pesawat. Soal AD, mungkin teman saya ini lebih tau, karena dua bulan lalu dia kerja praktek ngerjain AD status untuk beberapa pesawat B737-nya Garuda.

Kasus rudder lock pada Boeing 737 memang kerap terjadi. Contoh terkenalnya adalah kecelakaan USAir Flight 427 pada 8 September 1994. Namun faktanya, pesawat Boeing 737 adalah tipe yang paling banyak digunakan operator penerbangan sipil di Indonesia.

Ngeri saat naik pesawat? Mungkin memandangi pramugari yang cantik bisa sedikit mengurangi ketegangan Anda.🙂

***

update 04/08/2008 : Analisis oleh Dr. Djoko Sarjadi, Dosen KK Aerodinamika, Teknik Penerbangan ITB

Laporan KNKT itu terbuka untuk publik, ia sangat detil meskipun menurut pendapat saya masih ada hal2 yg tidak dibahas. Berdasarkan pada laporan KNKT itu saya mencoba membuat event-chronology dg mengumpulkan data2 dari FDR, CVR, ATC, BMG. Dg analisis ini saya mendapatkan gambaran masalah yg berbeda dg KNKT.

Menurut analisis saya, Adam Air PK 574 itu terjerumus masuk ke dalam tail-wind (badai) dg kecepatan 200 kts sementara kecepatan dia sendiri (airspeed) 250 kts. Total ia terbang dg kecepatan inersial 450 kts ! Saya kira, dalam situasi seperti ini hanya ada satu jalan untuk ke luar dari lorong angin ini yaitu dg menambah altitude sehimga kelebihan kecepatan inersial nya (tail wind itu) terkonversi menjadi altitude yg lebih timgi dan ke luar dari badai. Jalan turun hampir2 tidak ada karena inersial speed nya sebagian akan terkonversi menjadi airspeed yg tidak boleh melebihi harga tertentu yg dipatok oleh kekuatan struktur. Ke kiri dan kanan pun sulit karena ia menemui airspeed yg lebih timgi di tepian lorong, pesawat akan dipaksa untuk tetap berada di dalam lorong angin. (CVR mengindikasikan pesawat berperilaku seperti galah)

Rudder tidak memperlihatkan adanya gerakan yg dpt diidentifikasi berhubungan dg lintasan terbang, apakah terjadi kerusakan pada rudder (locked) ? Sementara gerakan roll bukan merupakan kelanjutan dari yaw yg diinput oleh rudder, nampaknya bukan pula merupakan input dari aileron, karena aileron sedang di”biarkan” pada posisi netral. Namun yg perlu dicermati adalah adanya asimetri sayap secara keseluruhan. Ini dapat dilihat ketika aileron di”lepas” ke netral pesawat mulai rol sedikit demi
sedikit. Dari FDR juga dapat dibaca bahwa sebelum aileron di”lepas” asimetri keseluruhan sayap itu di trim dg diferensiasi aileron sebesar 2 derajad. Kelihatannya trim oleh aileron ini tidak ada displaynya dan tidak diketahui oleh pilot. Trim yg disebabkan oleh asimetri sayap ini seharusnya tidak boleh di”lepas” oleh AP disengagement !

Jadi saya fikir,
– masalah utama pesawat itu adalah terjerumus ke dalam badai dg
kecepatan 200 kts (tail wind)
– minim nya pengetahuan (onboard / onground) resiko terbang dalam badai
– aileron trim yg tidak dibuat transparan
– terjadi rudder locked.

3 Balasan ke Rekaman Cockpit Voice Adam Air

  1. Angga Nugraha mengatakan:

    yup,,bagaikan membuka luka lama…tidak hanya itu,,,,klo ga salah penyebaran ini melanggar Annex 13.Soalnya hasil investigasi tidak sepenuhnya bisa diketahui oleh publik (koreksi bila saya salah).Setau saya,tidak ada operator di Indonesia yang melaksanakan AD tersebut,,bahkan di Amerika sana menurut majalah Angkasa (saya lupa edisinya) banyak operator yang tidak melaksanakannya!!!karena bisa dibayangkan berapa cost yang mesti dikeluarkan jika AD tersebut dilaksanakan.FAA dalam hal ini pun tidak tegas,mungkin Boeing sudah melobi FAA untuk menjadikan AD tersebut tidak Mandatory!hanya pendapat pribadi saja,sekali lagi koreksi bila saya salah,laporan kecelakaan Adam Air yang menyimpulkan penyebab terjadinya kecelakaan adalah IRS failure sangat tidak masuk akal,terlalu cepat untuk menyimpulkan hal itu,sekian dari saya.
    Engineer 737-200/300series
    5321

  2. dithoap mengatakan:

    Wah.. azki lagi sibuk.. wajarlah gak pernah di update wordpress nya ya ki?? hahaha….

  3. luthfi33 mengatakan:

    Mas, di rekaman terdengar istilah ‘Trigiana’, itu apa mas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: